Kediri - LPK Elvita sebagai lembaga pelatihan resmi mitra Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang sukses menyelenggarakan Pelatihan Kewirausahaan Budidaya Ikan Lele Sistem Dampit/Chamber yang dilaksanakan melalui pendanaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam dua batch dengan masing-masing batch diikuti 20 peserta, sehingga total peserta mencapai 40 orang dari keluarga pekerja pabrik rokok. Pelatihan berlangsung selama 10 hari per batch. Batch 1 dimulai pada 21-31 Oktober 2025, bertempat di Balai Desa Kauman, Kabuh, Jombang. Sedangkan batch 2 dimulai pada 05-15 November 2025, bertempat di Balai Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari strategi awal memulai usaha budidaya ikan, teknik budidaya dan pembenihan ikan lele, hingga manajemen kualitas air dan pembuatan probiotik untuk mendukung pertumbuhan ikan. Peserta juga mempelajari penerapan sistem budidaya dalam ember (budidamber) yang efektif untuk dilakukan dalam skala rumah tangga dengan ruang terbatas. Pada sesi kewirausahaan, peserta dibimbing untuk memahami studi kelayakan usaha, menyusun perencanaan bisnis, dan membangun pola pikir wirausaha yang berkelanjutan. Adapun praktik lapangan untuk kedua Batch dilaksanakan di dua lokasi budidaya di Kota Kediri, yaitu “Dunia Lele” di Kelurahan Tamanan dan kolam terpal pembesaran ikan lele di Desa Ngletih, Kecamatan Pesantren.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, S.Hut., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga pekerja rokok.
“Pelatihan ini tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga keterampilan, dan harapannya dapat menjadi penghasilan,” ujarnya.

Masing-masing peserta setelah menyelesaikan seluruh tahapan kegiatan akan menerima sertifikat pelatihan serta paket alat budidamber siap pakai, yang masing-masing berisi ember, media tanam kangkung, benih lele, dan pakan sebagai modal awal usaha.
0 Comments